Panduan Mematikan Ray Tracing Lumen RTX untuk Tambah FPS di Expedition 33

Clair Obscur: Expedition 33 telah mencuri perhatian gamer di seluruh dunia dengan gaya seninya yang terinspirasi dari era Belle Époque Prancis dan mekanisme pertarungan turn-based yang inovatif. Namun, keindahan visual ini datang dengan tuntutan spesifikasi yang tinggi. Bagi banyak pemain yang menggunakan kartu grafis NVIDIA seri mainstream, performa seringkali menjadi kendala utama. Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan mematikan ray tracing lumen rtx untuk tambah fps agar Anda dapat menikmati petualangan Expedition 33 dengan mulus tanpa mengorbankan terlalu banyak kualitas visual.

Dunia Visual Expedition 33 dan Dilema Performa

Expedition 33 dibangun menggunakan Unreal Engine 5 (UE5), salah satu mesin game paling canggih saat ini. UE5 mampu menghasilkan pencahayaan yang sangat realistis dan detail lingkungan yang memukau. Namun, fitur-fitur canggih seperti Lumen dan Nanite membutuhkan sumber daya hardware yang sangat besar.

Banyak pemain melaporkan bahwa meskipun mereka menggunakan kartu grafis RTX seri 30 atau bahkan 40, frame rate seringkali turun di bawah 60 FPS saat berada di area yang luas atau penuh dengan efek partikel. Masalah utamanya biasanya terletak pada implementasi ray tracing yang diaktifkan secara default melalui sistem Lumen.

Jika Anda merasa gerakan karakter terasa berat atau ada jeda (stuttering) saat bertarung, mengikuti panduan mematikan ray tracing lumen rtx untuk tambah fps adalah solusi yang paling efektif. Dengan mematikan fitur ini, beban kerja GPU akan berkurang drastis, memberikan ruang bagi prosesor grafis untuk memproses lebih banyak frame per detik.

Apa Itu Lumen dan Ray Tracing di Unreal Engine 5?

Sebelum masuk ke langkah teknis, penting untuk memahami apa yang sebenarnya kita matikan. Lumen adalah sistem Global Illumination (GI) dan refleksi dinamis dari Unreal Engine 5. Tidak seperti GI tradisional yang menggunakan “baking” (pencahayaan yang sudah dihitung sebelumnya), Lumen menghitung pantulan cahaya secara real-time.

Lumen memiliki dua mode operasi: Software Ray Tracing dan Hardware Ray Tracing. Pada kartu grafis NVIDIA RTX, game secara otomatis akan mencoba menggunakan Hardware Ray Tracing untuk hasil yang lebih akurat. Meskipun hasilnya indah, fitur ini sangat menguras performa Core RT pada kartu grafis Anda.

“Lumen memberikan visual kelas film, tetapi bagi gamer kompetitif atau mereka yang memiliki hardware menengah, stabilitas FPS jauh lebih penting daripada pantulan cahaya yang sempurna.”

Mengapa Mematikan Ray Tracing Penting untuk FPS?

Ray tracing bekerja dengan cara melacak jutaan jalur cahaya virtual untuk menentukan bagaimana warna dan bayangan jatuh pada setiap objek. Di Expedition 33, ini mencakup pantulan di air, pencahayaan dalam gua, dan bayangan karakter yang dinamis.

Berdasarkan pengujian teknis pada banyak game UE5, mematikan ray tracing dapat meningkatkan performa antara 30% hingga 50%. Untuk pengguna RTX 3060, misalnya, ini bisa berarti perbedaan antara 40 FPS yang tidak stabil dan 75 FPS yang sangat lancar.

Selain meningkatkan FPS, mematikan fitur ini juga akan mengurangi suhu kerja GPU Anda. Ini sangat bermanfaat bagi pengguna laptop gaming agar perangkat tidak mengalami thermal throttling (penurunan performa akibat panas berlebih).

Langkah-langkah Mematikan Ray Tracing Lewat Menu Game

Cara termudah untuk memulai adalah melalui menu pengaturan di dalam game. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Buka menu Settings dari menu utama atau saat sedang bermain (menekan Esc).
  2. Navigasikan ke tab Graphics atau Video.
  3. Cari opsi bernama Ray Tracing atau Ray Tracing Quality. Ubah menjadi “Off” atau “Low”.
  4. Cari pengaturan Global Illumination. Jika tersedia pilihan antara Lumen dan Screen Space, pilih Screen Space untuk performa maksimal.
  5. Cari opsi Reflections dan pastikan tidak disetel ke mode Ray Tracing.

Setelah mengubah pengaturan ini, pastikan untuk menekan tombol Apply. Kadang-kadang, game memerlukan restart agar perubahan pada sistem pencahayaan dasar seperti Lumen dapat diterapkan sepenuhnya.

Panduan Mematikan Ray Tracing Lumen RTX Lewat Config File

Terkadang, pengaturan di dalam menu game tidak benar-benar mematikan semua fitur ray tracing. Untuk hasil yang lebih mendalam, Anda perlu mengubah file konfigurasi (`.ini`). Ini adalah inti dari panduan mematikan ray tracing lumen rtx untuk tambah fps secara total.

Ikuti langkah teknis berikut:

  • Tekan tombol Windows + R di keyboard Anda.
  • Ketik %LOCALAPPDATA% dan tekan Enter.
  • Cari folder bernama Expedition33 (atau nama developer jika berbeda), lalu masuk ke SavedConfigWindowsNoEditor atau Windows.
  • Cari file bernama Engine.ini. Klik kanan dan pilih Open with Notepad.
  • Scroll ke bagian paling bawah dan tambahkan kode berikut:
[/Script/Engine.RendererSettings]
r.Lumen.HardwareRayTracing=0
r.RayTracing.ForceAllRayTracingEffects=0
r.Lumen.SoftwareRayTracingMode=0
r.RayTracing.GlobalIllumination=0
r.RayTracing.Reflections=0

Simpan file tersebut dan tutup Notepad. Klik kanan pada file Engine.ini, pilih Properties, lalu centang Read-Only agar game tidak mengubah pengaturan ini kembali ke default saat Anda menjalankannya.

Optimalisasi Driver NVIDIA RTX untuk FPS Lebih Tinggi

Selain pengaturan di dalam game, optimasi di level sistem operasi dan driver sangatlah krusial. Pastikan driver NVIDIA Anda selalu berada di versi terbaru karena NVIDIA sering merilis profil Game Ready khusus untuk judul-judul besar seperti Expedition 33.

Berikut adalah pengaturan NVIDIA Control Panel yang direkomendasikan:

  • Buka NVIDIA Control Panel.
  • Pilih Manage 3D Settings > Program Settings. Tambahkan file executable Expedition 33.
  • Setel Power Management Mode ke “Prefer Maximum Performance”.
  • Setel Texture Filtering – Quality ke “High Performance”.
  • Aktifkan Low Latency Mode ke “On” atau “Ultra” untuk respon kontrol yang lebih cepat.

Jangan lupa untuk mendownload driver terbaru secara resmi melalui tautan di bawah ini untuk memastikan sistem Anda siap menangani game berbasis Unreal Engine 5.

Memaksimalkan DLSS dan Frame Generation

Salah satu keuntungan menggunakan kartu grafis RTX adalah akses ke teknologi DLSS (Deep Learning Super Sampling). Bahkan setelah Anda mengikuti panduan mematikan ray tracing lumen rtx untuk tambah fps, DLSS tetap menjadi kunci untuk mencapai performa yang sangat tinggi pada resolusi 1440p atau 4K.

Jika Anda memiliki kartu grafis seri RTX 40, pastikan untuk mengaktifkan Frame Generation. Teknologi ini menggunakan kecerdasan buatan untuk “menyisipkan” frame tambahan di antara frame yang sudah ada, yang secara efektif dapat menggandakan FPS Anda secara instan tanpa membebani GPU secara berlebihan.

Untuk pengguna seri RTX 20 atau 30, gunakan DLSS pada mode Balanced atau Performance. Ini akan merender game pada resolusi yang lebih rendah lalu melakukan upscaling dengan sangat cerdas sehingga gambar tetap tajam namun FPS melesat jauh lebih tinggi.

Pengaturan Grafis “Sweet Spot” untuk Expedition 33

Jika Anda ingin keseimbangan antara visual dan performa, berikut adalah tabel rekomendasi pengaturan (setelah ray tracing dimatikan):

Fitur Grafis Rekomendasi Dampak FPS
Antialiasing TSR / DLSS Tinggi (Positif)
Shadow Quality Medium Signifikan
View Distance High Sedang
Post-Processing Low / Medium Sedang
Folliage Quality Medium Tinggi

Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya

Meningkatkan FPS di Expedition 33 bukan berarti Anda harus bermain dengan grafis buruk. Dengan mengikuti panduan mematikan ray tracing lumen rtx untuk tambah fps, Anda hanya membuang fitur yang sangat menguras beban kerja GPU untuk mendapatkan pengalaman bermain yang jauh lebih responsif dan nyaman.

Poin-poin penting yang perlu diingat:

  • Matikan Hardware Ray Tracing di menu settings.
  • Gunakan file Engine.ini untuk mematikan Lumen secara merata.
  • Aktifkan DLSS untuk booster performa tambahan pada GPU NVIDIA RTX.
  • Selalu update driver kartu grafis Anda secara berkala.

Dengan pengaturan yang tepat, Anda dapat menikmati visual indah Clair Obscur: Expedition 33 tanpa harus terganggu oleh frame yang patah-patah. Selamat menjelajahi dunia Expedition 33 dengan performa maksimal!

Leave a Comment